Selasa, 12 April 2016

Olah Asa

Bismillah,
Alhamdulillah atas hari yang masih Engkau berikan untuk hamba. Setidaknya ketika pagi datang, hati ini masih memberikan ruang untuk rasa syukur juga harapan. Di masa yang tak bisa ku sebut sebagai masa jaya untuk bisnis baruku, aku menitipkan sebuah asa pada kayuhan usaha ku yang mungkin belum semulus teman-teman. Setiap sujud pagi ku ketika si kecil tengah terlelap karena perut telah terisi gizi dan tubuh sudah resik mandi pagi, ku sematkan asa ku pada do'a. Semoga, semoga, dan semoga. Teriring kepasrahan pada Yang Maha Kaya, aku ini bukan siapa-siapa, aku pasrahkan hasil dari setiap kayuhan usaha ku. Di sini belum ku temukan teman sejalan. Aku kadang buntu karena tak ada lawan bicara. Bukan tak ku nikmati kebersamaan si kecil, namun asa ini terus mengusik agar aku terus bergerak. Mungkin dunia yang kini ada dalam genggaman ponsel pintar adalah dunia baruku untuk mencari teman sejalan. Biarpun hampir seperti terseok-seok, tak mengapa. Mungkin aku baru pantas menjadi sperti ini. Aku harus belajar, agar tak semakin tertinggal. Banyak yang belum ku punya untuk menggenggam kejayaan. Biarlah perlahan namun harus tetap pada kepastian. Aku harus berjuang mencari pintu yang terbuka untuk ku. Untuk semua asa yang ku yakin masih akan terus ada, aku pasti bisa !

Owner House of Athar Khalila,
Kupang, 13-April-2016

Tidak ada komentar:

Posting Komentar